Duhai Ibunda…
Maafkanlah ananda, jika mata ini pernah sinis memandang, dan lidah yang pernah mengucap makian sehingga membuat luka hatimu
Maafkan pula jika kesibukanku menghalangi doa teratur untukmu
Ampunilah ananda yang tak pernah bisa membahagiakanmu, wahai ibunda

Sungguh, jiwa dan jasad ini ingin terbang ke angkasa lalu luruh di pangkuan,
Mendekap tubuh sepuh, serta menangis di pangkuanmu
Hingga terhapuskan kerinduan dalam riak riak anak sungai di ujung mata

Rengkuhlah ananda dengan belai kasih sayangmu bagai masa kecil dulu
Menyenangkan, indahnya setiap detik dirahimmu dan hangatnya dekapanmu
 Buailah dengan doa doa hingga ananda pun lelap tertidur di sampingmu


Duhai Ibunda…
Keindahan dunia tak akan tergantikan oleh keindahan dirimu


Sorak sorai pesona duniapun tak akan menggantikan gemuruh haru detak jantung saat Engkau memelukku

Indah….
Semua begitu indah dalam alunan cintamu,
Menelisik lembut, membasahi lorong hati dan jiwa yang rindu kasih sayangmu

Duhai Ibunda..
Bukalah pintu redhomu, hingga Maha Cinta pun meredhaiku
Inilah rintihan Rindu,air mata jiwa yang takkan henti muliakan 


sentuhmu



2 comments:

ayu berkata...

wah...cipta sendiri ke al?

****farah amirah ishak**** berkata...

aku terasa hiba...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...